Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak!

Goethe-Institut Indonesia, Thailand, dan Malaysia bekerja sama untuk kali pertama menyelenggarakan festival film daring yang diberi nama Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! pada 6-27 Desember 2020. Dalam program tahun ini kami menampilkan enam film independen dari ibukota Jerman. Film-film ini kebanyakan dibuat oleh sutradara yang baru membuat film profesional pertama atau kedua. Dibuat oleh sutradara-sutradara muda yang belajar film dan bekerja di Berlin, kita akan melihat kegairahan dan keberanian untuk bereksperimen dengan cara tutur gambar yang takkenal kompromi serta penampilan aktor-aktor watak non-selebritis yang unik.

Berlin sebagai latar belakang tempat dalam cerita-cerita ini juga menjadi istimewa karena pada tahun ini kita memperingati 30 tahun penyatuan kembali kedua Jerman pada 3 Oktober 1990 yang prosesnya diawali dengan keruntuhan Tembok Berlin melalui revolusi damai pada 9 November 1989.

Program festival film Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! memberikan sekelumit gambaran tentang kehidupan Berlin saat ini, melalui berbagai tokohnya yang memiliki beragam latar belakang dan aspirasi. Dalam “Datsche” seorang pencari suaka menghabiskan musim panas di rumah-kebun khas daerah pinggiran kota bersama warga setempat,  sementara “Schwimmen” mengisahkan pergaulan anak remaja masa kini yang sarat dengan produksi gambar virtual dari setiap aspek kehidupan mereka selama hampir 24 jam sehari. Kita menyaksikan tokoh perempuan kuat namun penuh misteri dalam “Lotte” berpindah dari satu flat ke flat lain, keluar masuk pelosok Berlin yang gelap dan melihatnya menemui orang-orang yang tidak dapat memahami pencarian kasih sayang dan keresahan hatinya. Dari kesendirian Lotte, kita bisa beralih ke kolektif teater yang sedang memperjuangkan eksistensi pusat komunitas mereka, sekaligus sedang menata kehidupan pribadi masing-masing anggotanya dalam “Rakete Perelman“.

Akankah semangat kebersamaan mereka dapat mengalahkan ambisi pribadi dan tuntutan zaman yang semakin komersial? Film “Luca tanzt leise” dan “Rückenwind von vorn” tidak secara gamblang menyatakan keterhubungan mereka. Namun, jika diamati dengan saksama, tokoh-tokoh dalam kedua film itu saling bersilang jalan. Sebagaimana kehidupan kota metropolitan di Jakarta, Bangkok atau Kuala Lumpur, para penghuninya sering kali tanpa sadar menjadi bagian dari kerumunan yang sama untuk kemudian saling berpisah lagi melanjutkan perjuangan masing-masing, mencari tempat untuk menetap, menaksir kemungkinan bertahan, dengan atau tanpa orang-orang yang selama ini telah ada dalam kehidupan mereka.

Para penanggung jawab di Goethe-Institut mengatakan: Kami sangat senang dapat menyajikan enam film cerita panjang kepada para penonton film Jerman di tiga negara tetangga ini, di masa seperti ini ketika masih banyak bioskop masih tutup. Penyelenggaraan festival film daring ini kami harap selain dapat mempertemukan para penggemar film Indonesia, Thailand, dan Malaysia, juga dapat menutup 2020 dengan satu kegembiraan lintas negara.”

Selamat menonton Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak!

Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak!

Program

Setiap film memiliki jadwal penayangan perdana (premier). Para penonton yang bergabung dalam penayangan perdana dapat berinteraksi melalui fitur chat di Youtube untuk berbagi pengalaman mereka saat menonton film yang sama.

Film selalu tayang pada hari yang ditentukan pada pukul 7pm (Indonesia & Thailand) atau 8pm (Malaysia) dan online hingga 27 Desember 2020.

Datsche

oleh Lara Hewitt

Film “Datsche” karya Lara Hewitt merupakan “sinema besar di kebun kecil”: Musim panas, sosis bakar, dan pintu pagar kebun yang terbuka—itulah beberapa hal yang membuat kita sadar bahwa lebih banyak yang menyatukan kita daripada yang memisahkan kita. Sebuah film untuk semua orang yang merindukan kampung halaman atau sudah menemukannya. Sebuah lagu cinta untuk Jerman dan untuk kekuatan yang terdapat dalam kebersamaan. Dan semua itu di dalam film karya perempuan kelahiran Inggris.

Mulai: 6 Desember 2020

Jerman, Inggris 2018, 93 menit, Komedi | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! – Film 1 | Aktor & aktris: Zack Segel, Kunle Kuforiji, Marie Céline Yildirim, Luis Lüps, Juan Carlos Lo Sasso, Christian Harting, Tilo Bettmann, Peter Mettke, Karl-Heinz Schulze, Brigitte Schulzek, Günter Schulzek | Kontributor: Lara Hewitt (Sutradara & skenario), Stephan Bookas (Sinematografi), Camilo Correa Costa & Kai Unger (Rekaman suara), Federico Neri (Penyuntingan video), Camila Maldonado Aparicio (Kostum), Macarena Solervicens (Musik), Tony Doherty, Jules Gladys, Lara Hewitt, Silvia Schmidt (Produser), Parkwood Theatre and Films, Rosemilk Productions (Perusahaan produksi) | Informasi lebih lanjut tentang film (Jerman): Datsche | Informasi lebih lanjut tentang film tersebut (Inggris): Datsche

Schwimmen

oleh Luzie Loose

Schwimmen” karya sutradara Luzie Loose menceritakan kisah Elisa dan Anthea, dua anak perempuan berusia 15 tahun dengan persahabatan timpang yang memberi mereka pegangan dan orientasi pada sebuah tahap sulit dalam hidup mereka. Demi menjaga kekompakan mereka, keduanya menciptakan permainan berbahaya yang ditandai oleh dinamika destruktif: Elisa pernah jatuh pingsan dan teman-teman sekelasnya tanpa ampun merekamnya dengan ponsel mereka untuk mempermalukannya. Bersama Anthea ia lalu membalik kamera untuk membalas dendam. Ia yang semula menjadi korban pun menjelma sebagai pelaku.

Mulai: 8 Desember 2020

Jerman 2018, 102 menit, Drama | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! – Film 2 | Aktor & aktris: Stephanie Amarell, Lisa Vicari, Jonathan Berlin, Alexandra Finder, Bjarne Meisel, Jürg Plüss, Deborah Kaufmann, Christian Heiner Wolf | Kontributor: Luzie Loose (Naskah & arahan), Anne Bolick (Sinematografi), Marco Rottig (Pengeditan film), Andreas Pfeiffer (Musik), Daniel Reich & Christoph Holthof (Produser), Kurhaus Production (Perusahaan produksi), Filmakademie Baden-Württemberg, Südwestrundfunk (Perusahaan produksi bersama) | Judul Film Inggris: Swimming | Informasi lebih lanjut tentang film (Jerman): Schwimmen | Informasi lebih lanjut tentang film tersebut (Inggris): Swimming

Rakete Perelman

oleh Oliver Alaluukas

Di satu sudut antah berantah di Brandenburg, di antara padang rumput hijau, musik tekno dan teater, sepuluh orang menjawab pertanyaan ini dengan caranya sendiri. Di koloni seniman Rakete Perelman mereka menjalani versi kebebasan dan kemerdekaan – masing-masing untuk dirinya sendiri namun pada saat yang sama berlaku juga prinsip “satu untuk semua”Jen anggota baru Rakete Perelman. Di usia pertengahan dua puluhan, dia bergabung ke koloni itu setelah memutuskan untuk meninggalkan kehidupan lamanya di kota besar, di pusat industri yang telah membesarkannya.

Mulai: 10 Desember 2020

Jerman 2017, 97 menit, KomediDrama | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! – Film 3 | Aktor & aktris: Liv Lisa Fries, Tobias Lehmann, Gordon Kämmerer, Stefan Lampadius, Kai Müller, Anne Haug, Afrika Brau, Oliver Bröcker, Lilly Marie Tschörtner, Lars Rudolph, Mathilde Fiedler, Ilyes Moutaoukkil, Milton Welsh, Franziska Jünger | Kontributor: Oliver Alaluukas (Direktur), Oliver Alaluukas (Buku), Johannes Rothe (Naskah), Valentin Selmke (Sinematografi), Arno Scholwin (Pengeditan film), Inma Galiot, Daniel Glatzel, Robert Pilgram (Musik), Anna Wendt, Aida Brückner (Produser), Anna Wendt Filmproduktion, Filmuniversität Babelsberg Konrad Wolf, Rundfunk Berlin-Brandenburg (Perusahaan produksi) | Informasi lebih lanjut tentang film (Jerman): Rakete Perelman | Informasi lebih lanjut tentang film (Inggris): Rakete Perelman

Lotte

oleh Julius Schultheiß

Lotte selalu berterus terang dan taksungkan bermulut tajam. Namun, pada saat yang sama ia sebetulnya juga orang yang ramah dan, yang terpenting, dia cerdik seperti halnya kebanyakan orang yang harus bertahan hidup di kota besar. Dengan semua karakteristik ini dia terus menerus menyinggung perasaan rekan kerja, teman-teman dan bahkan pacarnya. Sang pacar mengusir Lotte tanpa basa-basi. Lotte pun tiba-tiba berdiri di jalan dan harus mencari tempat tinggal.

Mulai: 13 Desember 2020

Jerman 2016, 78 menit, Drama | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! – Film 4 | Aktor & aktris: Karin Hanczewski, Zita Aretz, Christine Knispel, Matthias Lamp, Paul Matzke, Marc Benjamin Puch | Kontributor: Julius Schultheiß (Naskah & arahan), Martin Neumeyer (Sinematografi), Anna Kappelmann (Pengeditan film), Julius Schultheiß (Produsen), Finderlohnfilm (Perusahaan produksi) | Informasi lebih lanjut tentang film (Jerman): Lotte | Informasi lebih lanjut tentang film (Inggris): Lotte

Rückenwind von vorn

oleh Philipp Eichholtz

Apakah beranjak dewasa itu mudah, tetapi menjalani hidup sebagai orang dewasa itu sulit? Charlie perempuan muda yang tinggal di Berlin merasa kesulitan untuk menyeimbangkan antara memenuhi harapan orang-orang di sekitarnya dengan cita-citanya sendiri. Kekasihnya Marco ingin mereka segera memiliki anak, sementara koleganya Gerry berspekulasi tanpa ditanya: “Lima tahun bersama? Nah, pasti akan segera ada anggota keluarga ketiga?” Tetapi, Charlie sama sekali tidak yakin, apakah benar akan semenyenangkan itu hidup dengan memiliki anak?

Mulai: 16 Desember 2020

Jerman 2018, 80 menit, Drama | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! – Film 5 | Aktor & aktris: Victoria Schulz, Aleksandar Radenkovic, Daniel Zillmann, Angelika Waller, Karin Hanczewski, Amelie Kiefer, Martina Schöne-Radunski, Ruth Bickelhaupt, Claudius von Stolzmann, Natalia Bobrich | Kontributor: Philipp Eichholtz (Naskah & arahan), Manuel Ruge (Sinematografi), Markus Morkötter, Daniel Stephan (Pengeditan film), Tina Pepper (Musik), Philipp Eichholtz, Oliver Jerke (Produser), Joachim Keil (Co-produser), Von Oma gefördert (Perusahaan produksi), UCMP (Perusahaan produksi bersama) | Judul Film Inggris: Away You Go | Informasi lebih lanjut tentang film (Jerman): Rückenwind von vorn | Informasi lebih lanjut tentang film (Inggris): Away You Go

Luca tanzt leise

oleh Philipp Eichholtz

Setelah tahun-tahun yang kelam mengalami depresi, Luca ingin mengulang ujian dan lulus dari sekolah menengah tinggi. Anjing kecilnya Mata membantunya menemukan motivasi dan semangat hidup. Agar tidak gagal cuma karena matematika, Luca membuat kesepakatan dengan Kurt, sesama peserta kursus persiapan: Luca akan mengajari Kurt bahasa Inggris, sementara Kurt membalasnya dengan menjadi guru matematika. Kurt menjadi teman yang dapat diandalkan, bahkan ketika keadaan menjadi sangat buruk bagi Luca.

Mulai: 18 Desember 2020

Jerman 2018, 102 menit, Drama | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! – Film 6 | Aktor & aktris: Martina Schöne-Radunski, Hans-Heinrich Hardt, Claudia Jacob, Sebastian Fräsdorf, Deleila Piasko, Tobias Borchers, Ruth Bickelhaupt, Renate Lorenz, Lara Smetana, Luzie Baumgart, Steffan Drotleff, Tom Lass, Anna F. Kohlschütter, Luise Brinkmann, Markus Morkötter, Pepa Kistner, Daniel Iren Sadeh, Lilli Meinhardt | Kontributor: Philipp Eichholtz (Naskah & arahan), Fee Scherer (Sinematografi), Markus Morkötter (Pengeditan film), Philipp Eichholtz & Oliver Jerke (Produser), Von Oma gefördert (Perusahaan produksi), Hildebrandt Film (Perusahaan produksi bersama) | Judul Film Inggris: Dancing Quietly | Informasi lebih lanjut tentang film (Jerman): Luca tanzt leise | Informasi lebih lanjut tentang film (Inggris): Dancing Quietly

Berita

Luca tanzt leise (oleh Philipp Eichholtz) | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! • Film 6

Di akhir festival online Sayang, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! film “Luca tanzt leise” oleh Philipp Eichholtz, fokus dari film ini adalah Luca, yang ingin lulus dari sekolah menengah setelah tahun-tahun kelam depresi. Anjing kecilnya Mata membantunya menemukan motivasi dan semangat hidup. Agar tidak gagal cuma karena matematika, Luca membuat kesepakatan dengan Kurt, sesama peserta kursus persiapan:…

Baca lebih lajut

Rückenwind von vorn (oleh Philipp Eichholtz) | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! • Film 5

Film kelima di Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! Festival Online adalah “Rückenwind von vorn” (Judul bahasa Inggris: “Away You Go”) oleh Philipp Eichholtz. Dalam film tersebut kami menemani Charlie. Charlie perempuan muda yang tinggal di Berlin merasa kesulitan untuk menyeimbangkan antara memenuhi harapan orang-orang di sekitarnya dengan cita-citanya sendiri. Kekasihnya Marco ingin mereka segera memiliki…

Baca lebih lajut

Lotte (oleh Julius Schultheiß) | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! • Film 4

“Lotte” oleh Julius Schultheiß adalah film keempat di festival online Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! Film tersebut menceritakan tentang Lotte. Lotte selalu berterus terang dan taksungkan bermulut tajam. Namun, pada saat yang sama ia sebetulnya juga orang yang ramah dan, yang terpenting, dia cerdik seperti halnya kebanyakan orang yang harus bertahan hidup di kota…

Baca lebih lajut

Rakete Perelman (oleh Oliver Alaluukas) | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! • Film 3

Film ketiga di festival online Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! adalah “Rocket Perelman” oleh Oliver Alaluukas. Film ini membahas pertanyaan tentang bagaimana sebenarnya kami ingin berkumpul. Di satu sudut antah berantah di Brandenburg, di antara padang rumput hijau, musik tekno dan teater, sepuluh orang menjawab pertanyaan ini dengan caranya sendiri. Di koloni seniman Rakete Perelman mereka…

Baca lebih lajut

Schwimmen (oleh Luzie Loose) | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! • Film 2

Sebagai film kedua oleh Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! film “Swimmen” ada di program untuk festival online. “Schwimmen” karya sutradara Luzie Loose menceritakan kisah Elisa dan Anthea, dua anak perempuan berusia 15 tahun dengan persahabatan timpang yang memberi mereka pegangan dan orientasi pada sebuah tahap sulit dalam hidup mereka. Demi menjaga kekompakan mereka, keduanya menciptakan…

Baca lebih lajut

Datsche (oleh Lara Hewitt) | Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! • Film 1

“Datsche” oleh Lara Hewitt adalah judul film pembuka Darling, Berlin! Berlin, Sayang! Berlin, Teerak! festival online Informasi lebih lanjut tentang festival dan program. Film Datsche bercerita tentang aktor New York Valentin Hermann, yang pindah ke pemukiman taman penjatahan di pinggiran Berlin setelah kematian kakeknya. Di loteng dacha warisan ia menemukan Adam, seorang Etiopia yang bersembunyi dari…

Baca lebih lajut